Ubuntu Pasuruan

id-ubuntu Sub Loco Pasuruan

Archive for the ‘Tips & Trik’ Category

Cara Install Ubuntu via Flash Disk

Posted by admin on July 23, 2011

Jika install Ubuntu / super Ubuntu / Linux lainnya lewat CD/DVD sudah biasa dan mungkin lambat prosesnya karena speed dari CD/DVD-ROM yang kurang cepat, ada solusi lain yang mungkin sangat membantu agar proses install Linux bisa dilakukan dengan cepat. Hal ini sudah saya praktekkan dan berhasil install Ubuntu untuk 10 komputer dalam waktu kurang lebih 2 jam.
semakin cepat speed UFD semakin kelihatan perbedaan kecepatan antara instalasi lewat CD/DVD dengan menggunakan UFD. begini caranya :

1. Download UNetbootin versi Linux / Windows di : http://unetbootin.sourceforge.net/

2. Siapkan file .iso di folder yang anda pilih, misal ‘Mydocuments’

3. Colokan Flashdisk / Memory Card anda ke PC

4. Jalankan UNerbootin, pilih Distribution (Jenis Distro Linux yang akan anda install) dan versi dari distro Linux tersebut.

5. Klik ‘Disk Image’ lalu pilih folder dimana file .iso ditempatkan

6. Cek apakah benar target mengarah ke USB yang akan anda install master Linux (lihat type dan drive )

7. Kalo sudah bener klik ok, untuk memulai proses burning .iso ke Flashdisk / Memory Card anda.

8. Jika selesai berarti indikator progress akan menunjukkan nilai 100% selanjutnya muncul pilihan untuk restart / tidak. pilihan terserah anda. karena tidak akan ada efek apa2.

UNetbootin1
UNetbootin2
UNetbootin3

Inilah Sistem Operasi Linux yang disupport oleh UNetbootin terbaru :

* Ubuntu (and official derivatives)
o 6.06 LTS
o 6.10
o 7.04
o 7.10
o 8.04 LTS
o 8.10
o 9.04
o 9.10
o Daily CD Images
* Debian
o Stable/Lenny
o Testing/Squeeze
o Unstable/Sid
* Linux Mint
o 3.1
o 4.0
o 5-r1
o 6
* openSUSE
o 10.2
o 10.3
o 11.0
o 11.1
o Factory
* Arch Linux
o 2007.08
* Damn Small Linux
o 4.4
* SliTaz
o Stable
o Cooking
* Puppy Linux
o 4.00
* gNewSense
o deltah-2.1
* FreeBSD
o 6.3
o 7.0
o 7.2
o 8.0
* NetBSD
o 4.0

* Fedora
o 7
o 8
o 9
o 10
o 11
o 12
o Rawhide
* PCLinuxOS
o 2007
o 2008
* Sabayon Linux
o 4-LiteMCE
* Gentoo
o 2007.0
o 2008.0
* MEPIS
o SimplyMEPIS 8
o AntiX 8
* Zenwalk
o 5.2
* Slax
o 6
* Dreamlinux
o 3.2
* Elive
o Development
* CentOS
o 4
o 5
* Mandriva
o 2007.1
o 2008.0
o 2008.1
* FaunOS
o 0.5.4
* Frugalware Linux
o Stable
o Testing
o Current
* xPUD
o 0.8.9

Posted in Desktop, Development, Kernel, Tips & Trik | Leave a Comment »

iseng!!!

Posted by admin on October 6, 2009

wadoh… mumetzzz, sory temen2 ubuntuer sementara kagak bisa update content dikomunitas ini karena lagi betul2 sibuk sama pekerjaan baru… tapi nanti insyaallah saya sempetin dech…. #mohon bersabar#

Posted in Desktop, Development, Hacking, Info & Activity, Kernel, Monitoring, Multimedia, Networking, Opini, Scurity, Tips & Trik | Leave a Comment »

Remaster Ubuntu LiveCD Dengan Reconstructor

Posted by admin on March 19, 2008

Beberapa waktu yang lalu kita sudah mencoba me-remaster Ubuntu LiveCD menggunakan cara manual. kali ini saya akan mengajak anda melakukan remaster menggunakan reconstructor. Reconstructor adalah tools GUI untuk meremaster HANYA Ubuntu/Xubuntu LiveCD atau installer.

Apa Sih Reconstructor Itu?

Reconstructor is an Ubuntu GNU/Linux CD Creator.
It uses the Desktop(Live), Alternate(Install), or Server disc as a base, and then allows for user customization.
For the Ubuntu Desktop base, you can customize the entire environment. For instance, you can add/remove software, change the default look (splash, themes, fonts, wallpaper, etc.), add desktop links, etc.
For the Alternate and Server bases, you can add any additional software to the disc that you would like installed.
Reconstructor is written in python and is licensed under the GNU General Public License (GPL).

Mengapa hanya bisa digunakan untuk Ubuntu/Xubuntu?

Karena Ubuntu/Xubuntu menggunakan desktop berbasis GTK dan menggunakan Display Manager yang sama (GDM), jadi pengguna yang paling banyak mendapatkan keuntungan dari Reconstructor adalah anda yang me-remaster Ubuntu atau Xubuntu LiveCD/Install CD saja.

Sedangkan anda yang menggunakan Kubuntu atau lainnya, hanya mampu melakukan beberapa kustomasi saja.

Langkah 1. Menginstall Reconstructor

Silahkan mendownload recostructor di http://reconstructor.aperantis.com.

Saat artikel ini ditulis, tersedia recontructor versi 2.7.

Untuk menginstall, lakukan:

sudo dpkg -i path/reconstructor-xx.deb

Untuk menjalankan reconstructor, Start Menu >> Application >> System Tools >> Reconstructor

Start Reconstructor - terminal Message

Langkah 2. Pre-check (modul, dependency)

Setelah dijalankan, reconstructor akan membuka sebuah terminal. Saat ini reconstructor akan mengecek keberadaan paket-paket dan tools serta modul yang terinstal di sistem anda. Perhatikan pesan yang dikeluarkan reconstructor, pastikan anda melengkapi lebih dulu kekurangan paket sebelum memulai.

Langkah 3. Select task live or install

Saat ini anda diijinkan memilih task atau pekerjaan apa yang akan dibuat. Di sini kta akan memilih LiveCD.

Langkah 4. Create direktori (working dir, live root)

Setup remaster environment

Reconstructor akan membuat beberapa direktori di home folder anda. Secara default, reconstructor akan membuat sebuah direktori, reconstructor. dan didalamnya akan dibuat tiga direktori lagi:

  • root untuk mengkopi isi filesystem.squashfs atau live system
  • initrd untuk mengkompilasi intrd yang baru
  • remaster untuk meletakkan file-file kopian dari CD yang akan dikompilasi menjadi ISO

Langkah 5. Copying LiveCD

Insert LiveCD

Langkah 6. Extracting Squashfs fs

Langkah 5 dan 6 serta langkah terakhir ini memakan waktu cukup lama. hampir semua resource PC digunakan.

Langkah 7. Customizing

  • Customizing Boot Usplash dan GNOME Splash

    Customizing usplash and boot process

    Saat ini anda harus menyiapkan sebuah file png dengan ukuran 640 x 400 pixel dan indexed 16 color untuk Dapper. Sedangkan untuk Gutsy anda perlu menyiapkan sebuah file png dengan ukuran 800×600 dan 256 warna indexed.

    Klik tombol generate untuk membuat/mengkonversi file png anda menjadi file usplash.so. Kemudian masukkan lokasinya di field usplash location.

    Sedangkan untuk GNOME splash, silahkan ikuti tutorial ini.

  • Customizing Gnome
    Customizing GNOME

    Di sini sepertinya tidak ada masalah. Anda pasti bisa melakukannya. Jika anda memiliki ikon set sendiri, letakkan di direktori /usr/share/icons/ pada direktori kerja reconstructor anda (root).

    Jika anda ingin merubah ikon start menu, ikuti tutorial ini.

  • Customizing Apt Sources

    Customizing Apt Sources
  • Optimizing Boot Process

    Customizing Ubuntu LiveCD Boot proces

  • Customizing Reconstructor Modules customizing recostructor modules
    customizing reconstructor modules
    Modul-modul yang terdaftar di tab ini akan didownload, jadi siapkan koneksi internet anda.
  • Customizing User customizing Ubuntu LiveCD user Saya rasa ini juga mudah. Silahkan manfaatkan sesukanya. Jika anda set password, anda akan menghadapi login screen lebih dulu (? not tested yet)

Langkah 8. Using Reconstructor Terminal

Bagaimana menggunakan reconstructor terminal untuk kustomasi? Klik ikon terminal di bawah jendela reconstructor.

customizing menggunakan terminal

Langkah 9. Manual Customizing

Jika anda memiliki paket sendiri yang sudah anda download atau kompilasi sendiri dan akan anda install, kopikan file tersebut ke direktori kerja reconstructor/root/ dan eksekusi menggunakan dpkg.

Jika anda menggunakan repository lokal (DVD/ISO), gunakan perintah berikut ini:

Download paket-paket dari repo lokal:

sudo apt-get -d install

Kopi file hasi download ke direktori kerja reconstructor, pada contoh lomuntu-tmp.

cp /var/cache/apt/archive/* /home/amrinz/reconstructor/root/lomuntu-tmp/

Kemudian untuk menginstallnya, lakukan ini dari reconstructor terminal.

cd lomuntu-tmp

dpkg -i *

Jika program yang akan anda tambahkan bukan paket deb, seperti xampp dan flash plugin. Gunakan cara ini. Kopi kan folder lampp ke direktori /opt di direktori kerja reconstructor (root/opt). Untuk mengkopi, anda bisa menggunakan thunar atau nautilus sebagai root.

run thunar as root

Screnshoot dibawah ini menunjukkan proses instalasi flash plugin dari adobe.

installing package manual using dpkg

Langkah yang sama juga berlaku untuk paket lain, misalnya wine.

Langkah 10. Building ISO files

Building iso files

Ini adalah langkah terakhir, jika anda sudah siap, silahkan klik rebuild.

Catatan:
Milik saya sendiri mengalami error, metacity tidak berjalan saat masuk desktop, jadi window tidak memiliki dekorasi border.

Lampiran:

Finish!

Posted in Development, Tips & Trik | 10 Comments »

Membuat Repo Local Ubuntu

Posted by admin on March 8, 2008

Repositori lokal dapat dibangun dalam rangka menghemat penggunaan bandwidth karena proses pengambilan berkas-berkas paket dari mirror hanya perlu dilakukan satu kali sedangkan selanjutnya cukup mengakses repositori lokal saja.

selengkapnya klik disini…

Posted in Desktop, Networking, Tips & Trik | Leave a Comment »

Trouble Shoting GParted

Posted by admin on March 8, 2008

Ada sedikit masalah yang terjadi saat melakukan partisi dengan menggunakan GParted, saat proses format berlangsung tiba-tiba saja ada pesan error. Sebenarnya ini bukan masalah yang serius, tapi sempat juga membuat pusing sampai tujuh keliling, habis bingung permasalahannya ada dimana.

Error Detail

Dan ternyata, ketika melihat detail kesalahannya, seperti yang disarankan GParted, permasalannya adalah partisi yang akan diformat tersebut berada dalam keadaan di-mount. Dan seperti kita ketahui bersama, jika ingin melakukan format pada suatu partisi, maka partisi tersebut harus di-umount dulu.

An Error Occured

Pertanyaannya, siapa yang me-mount partisi tersebut? Yang pasti bukan saya pelakunya. Setelah mutar-mutar ke sana ke sini, ternyata ada suatu program bernama gnome-volume-properties, ada di menu System -> Preferences -> Removable Drives and Media, yang diatur untuk melakukan mount secara otomatis ketika suatu removable drive atau removable media di-hot-plug/insert.

Removable Drives and Media

Huh, akhirnya ketemu juga akar permasalahannya. Untuk menyelesaikan permasalahan ini, cukup hilangkan tanda centang pada pilihan “Mount removable drives when hot-plugged” dan “Mount removable media when insert”, barulah lanjutkan proses partisi yang tertunda tadi. Jangan lupa juga untuk mengembalikan pengaturan ini jika proses partisi sudah selesai.

Posted in Desktop, Tips & Trik | Leave a Comment »

Membuat Flash Disk sebagai Penggati Live CD Ubuntu 7.10

Posted by admin on March 2, 2008

Menginstall Ubuntu dari USB FlashDisk.

Kelemahan dari cdrom adalah mudah tergores sehingga file² yang tersimpan didalamnya menjadi rusak. Sangat disayangkan jika hal itu terjadi pada cdrom Live CD Ubuntu kita. Dan otomatis kita tidak bisa menjalankan Live CD Ubuntu dong, Sayang kan? Alternatifnya apa?
Jawab: Gunakan usb flash disk minimal 1GB,
kita bisa membuat Live Ubuntu pada flash disk.
Keuntungan cara ini:
(1) data akan berumur panjang selama flah disk tdk rusak.
(2) kecepatan akses flash disk lebih bagus daripada cdrom.Untuk membuat USB bisa sebagai bootable di perlukan software pembuat bootloader. disini saya menggunakan syslinux untuk membuat USB bootable.

Syslinux ini merupakan utilitas penyedia boot loader pada OS Linux yang dpt bekerja pada sistem file Ext2/Ext3, Fat/Fat32, maupun CDROM. info lengkap disini:
http://www.syslinux.org/

cara instalasi syslinux dari shell:
$ sudo apt-get install syslinux mtools

Setelah proses installasi selesai kemudian mount USB, Biasanya partisi USB ada pada /dev/sdb atau /dev/sdb1, dan di mounting di dalam folder media dengan nama folder usb atau nama label USB tersebut, untuk melihat partisi harddisk dan USB bisa dengan cara :

$ sudo fdisk -l

untuk membuat USB Flsh bisa sebagai bootable dengan syslinux cukup mengetikan perintah ini pada terminal konsole

$ sudo syslinux -s /dev/sdb1

selanjutnya copy semua file yang ada di Live CD Ubuntu 7.10 “Gutsy Ribbon” ke dalam USB

$ sudo cp -rp /media/cdrom/* /dev/sdb1

Setelah proses copy file selesai, ubah nama folder isolinux menjadi syslinux, didalam folder syslinux ganti nama file isolinux.bin dan isolinux.cfg menjadi syslinux.bin dan syslinux.cfg.

Untuk Windows Download file syslinux dari sini , kemudian extrak ke dalam direktori C dengan nama syslinux.

Pada command promt windows masuk ke direktory c:syslinuxwin32, gunakan perintah berikut untuk membuat usb bisa sebagai bootable disk : syslinux -s F: ( asumsi usb drive di F ), kemudian copy semua file di Ubuntu 7.10 Live CD ke dalam USB, sebaiknya gunakan command xcopy /e /h /k d:*.* f: (D sebagai CDROM).

Selanjutnya USB flash sudah bisa di gunakan sebagai penganti Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon Live CD.

Posted in Desktop, Tips & Trik | 6 Comments »