Ubuntu Pasuruan

id-ubuntu Sub Loco Pasuruan

Archive for the ‘Networking’ Category

Server Administration and Workgroup

Sharing File Menggunakan Samba

Posted by admin on March 2, 2008

OK, gak usah bertele! sebaiknya kita langsung aja ya
dan ini adalah Sharing File Menggunakan Samba secara full access.

install samba dari shell
$ sudo apt-get install samba

kemudian edit file smb.conf
$ sudo gedit /etc/samba/smb.conf
#======================= Global Settings =======================

[global]
## Browsing/Identification ###
# nama workgrupnya
workgroup = smknesaba <— nama workgroup sesuai keinginan anda.
# nama deskripsi komputer
server string = %h server (Samba, Ubuntu)
<— jg sesuai keinginan anda.
    security = share <— supaya gak perlu isi password ktk diakses dari pc lain.
    encrypt passwords = true
passdb backend = tdbsam
obey pam restrictions = yes
    hosts allow = 192.168.1.0/24 <— sesuaikan dgn kondisi LAN kamu

    [homes]
comment = Home Directories
browseable = yes
path = /home/pcgue/dataku <—path dimana folder yang ingin di share

    writable = yes <—supaya user bisa baca tulis pada folder yg kita share
public = yes
    #==========end of files============

Kita chmod juga direktori itu menjadi 777
$chmod -R 777 /data-user/data

selesai, sekarang cek di Network Neighborhood akan keliatan folder yang kita share tadi. Bila belun keliatan, coba tunggu beberapa saat. Biasanya perlu waktu untuk refresh di network. Atau jika tidak bisa kita browse langsung dengan membuka
start – run : \ipserversambatadiuser atau \namanetbiostadiuser

nah… sampai ketemu lagi dikesempatan lain ‘n keep stay tune! 😀

Advertisements

Posted in Networking | 2 Comments »

Membuat Router Load Balancing Menggunakan Linux Ubuntu

Posted by admin on March 2, 2008

Satu Router Untuk 2 Koneksi ISP

Di sekolah tempat saya bekerja ada 2 koneksi internet, kok banyak amat ya? karena di sekolah saya untuk aktifitas berinternet-ria sangat tinggi, maklum sekolah IT 😀 .dulu awalnya pake telkom speedy, teman² tahu sendirilah kualitas dari speedy emang sering bikin pelanggannya kecewa. walhasil harus tambah satu keneksi lagi selain telkom, dipilihlah ISP yang dikenal paling bagus servicenya di kota Bangil yaitu Spin-Net. OK sekarang Jalan dgn 2 ISP. koneksi dari speedy dipake untuk pembelajaran di Lab_TKJ sedangkan koneksi dari ISP satunya lagi dipake untuk ruag TU dan ruang Guru. belum berlangsung satu bulan para guru yang mengajar TKJ mengeluh karena katanya speedynya lambat dan sering RTO(request time out), saya disuruh nyoba internetan di Lab_TKJ ternyata memang ga bagus. saya periksa topologinya sepertinya sudah terpasang dengan benar, kemudian lakukan ping yahoo.com dan hasil time reply nya sangat besar (rata² 2371ms), saya lanjutkan ping ke DNS servernya spedy(ping 202.134.0.155) hasilnya memang banyak RTO nya alias sering Disconnect. salah satu guru tanya ke saya “kenapa mas pur” trus saya jawab “sumber masalahnya emang dari telkomnya pak” dan saya coba telpon ke 147 jawabannya kurang memuaskan. yah begitulah layanan telkom…. daripada pusing saya tawarkan untuk menggabunggabungkan 2 koneksi tersebut dalam satu PC Router. koneksi pertama dari telkom speedy dan keneksinya kedua dari spinnet. maka jadilah satu ruoter dengan 2 koneksi isp dimana ketika salah satu koneksi padet bgt tarafiknya atau bahkan drop maka secara otomatis router akan langsung mengambil jalan ke koneksi yang satunya sehingga koneksi jadi seimbang (namanya juga Load balancing) 😀

konfigurasi jaringan yang saya gunakan di router sekolah adalah sebagai berikut:

Sambungan ADSL melalui eth2 IP address 192.168.1.222
dengan gateway IP 192.168.1.1.

dari Spin-net melalui eth0 IP address 203.134.148.2 melalui WiFi / Wireless
dengan gateway 203.134.148.1Sambungan LAN melalui eth1 IP address 192.168.0.222.

Langkah konfigurasi pc-router menggunakan linux ubuntu adalah sebagai berikut.

$ sudo bash
tekan [enter] hingga muncul tanda string ( # )
Edit informasi interface pada file /etc/network/interfaces, dapat dilakukan menggunakan vi

# vi /etc/network/interfaces

Informasi penting yang perlu di-edit pada file interfaces adalah

auto eth0
iface eth0 inet static
address 203.134.148.2
netmask 255.255.255.240

auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.0.222
netmask 255.255.255.0

auto eth2
iface eth2 inet static
address 192.168.1.222
netmask 255.255.255.0

Install aplikasi layanan ssh agar bisa remote dari komputer klien

# apt-get install openssh-server
# /etc/init.d/ssh restart

Selanjutnya kita perlu menset routing dan load balancing yang secara sederhana adalah sebagai berikut

# /sbin/ip link set lo up
# /sbin/ip link set eth0 up
# /sbin/ip link set eth1 up
# /sbin/ip link set eth2 up

# /sbin/ip route flush table adsl
# /sbin/ip route flush table spinnet
# /sbin/ip route flush table internet

# /sbin/ip addr add 127.0.0.1/8 brd 127.0.0.255 dev lo

# /sbin/ip addr add 192.168.1.222/24 brd 192.168.1.255 dev eth2
# /sbin/ip addr add 203.134.148.2/28 brd 203.134.148.15 dev eth0
# /sbin/ip addr add 192.168.0.222/24 brd 192.168.0.255 dev eth1

# /sbin/ip rule add prio 10 table main
# /sbin/ip rule add prio 20 table adsl
# /sbin/ip rule add prio 30 table spinnet
# /sbin/ip rule add prio 40 table internet

# /sbin/ip route del default table main
# /sbin/ip route del default table adsl
# /sbin/ip route del default table spinnet
# /sbin/ip route del default table internet

# /sbin/ip rule add prio 20 from 192.168.1.0/24 table adsl
# /sbin/ip route add default via 192.168.1.1 dev eth2 src 192.168.1.222 proto static table adsl
# /sbin/ip route append prohibit default table adsl metric 1 proto static
# /sbin/ip rule add prio 30 from 203.134.148.0/28 table spinnet
# /sbin/ip route add default via 203.134.148.1 dev eth0 src 203.134.148.2 proto static table spinnet

# /sbin/ip route append prohibit default table spinnet metric 5 proto static# Set up load balancing gateways
# /sbin/ip rule add prio 40 table internet
# /sbin/ip route add default proto static table internet
# nexthop via 192.168.1.1 dev eth2 weight 1
# nexthop via 203.134.148.1 dev eth0 weight 1

Konfigurasi di atas membutuhkan tiga (3) tabel routing tambahan, yaitu, adsl, spinnet dan internet yang kita masukan dalam file /etc/iproute2/rt_tables, isinya kira-kira sbb,

120 adsl
121 spinnet
123 internet

Selanjutnya kita perlu menset NAT / proxy agar dapat sekaligus melakukan NAT ke dua (2) interface yang berbeda, yaitu, 192.168.1.222 dan 203.134.148.2. Adapun perintahnya adalah sebagai berikut,

# /bin/echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
# /sbin/iptables -F
# /sbin/iptables -P INPUT DROP
# /
# /sbin/iptables -A INPUT -i eth1 -j ACCEPT
# /sbin/iptables -A INPUT -i eth0 -p tcp -s 0/0 –dport 25 -j ACCEPT
# /sbin/iptables -A INPUT -i eth2 -p tcp -s 0/0 –dport 25 -j ACCEPT
# /sbin/iptables -A INPUT -m state –state ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT
# /sbin/iptables -A INPUT -p tcp -i eth0 -j REJECT –reject-with tcp-reset
# /sbin/iptables -A INPUT -p tcp -i eth2 -j REJECT –reject-with tcp-reset
# /sbin/iptables -A INPUT -p udp -i eth0 -j REJECT –reject-with icmp-port-unreachable
# /sbin/iptables -A INPUT -p udp -i eth2 -j REJECT –reject-with icmp-port-unreachable
# /sbin/iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth2 -j SNAT –to 192.168.1.222
# /sbin/iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j SNAT –to 203.134.148.2

booting ulang atau restart komputer
# reboot

Selesai dah pekerjaan bikin PC Router dengan Load Balancing.

Posted in Networking | 15 Comments »

Membuat Web Server dgn LAMP di UBUNTU

Posted by admin on March 2, 2008

LAMP, adalah kependekan dari Linux+Apache+MySQL+PHP, merupakan sebuah paket perangkat lunak untuk menjalankan web site dynamic dan sebagai sebuah web server. LAMP ini terdiri dari beberapa komponen yang kesemuanya termasuk ke dalam keluarga open source. Yaitu Linux sebagai sistem operasinya, Apache sebagai web servernya, MySQL sebagai databasenya, dan PHP sebagai bahasa pemrogramannya.

Dalam penerapannya, LAMP tidak dalam satu bendel, artinya tiap komponen itu terpisah. Jadi berdiri sendiri-sendiri. Baik linux, apache, mysql dan php-nya berdiri sendiri. Jadi keempatnya diinstall secara terpisah, setelah terinstall barulah dikonfigurasi supaya dapat berjalan beriringan. Walaupun ada yang sudah dalam satu bendel, jadi apache, mysql dan php (minus linux) sudah dalam satu paket, tinggal menginstall satu paket sudah terkonfigurasi semuanya.

Banyak distribusi linux sekarang sudah menyertakan paket LAMP, jadi dengan menginstall distro linux tersebut, semua paket sudah terinstall, tanpa perlu mengkonfigurasi lagi. Namun ada juga yang belum terinstall. Jadi terpaksa apache, mysql dan php-nya diinstall secara manual.

Di dalam pendistribusiannya, apache, mysql dan php terdiri dalam beberapa macam paket. Ada yang dalam versi sourcenya (tar.gz/tar.bz2), ada yang dalam versi rpm (untuk distribusi linux keluarga red hat), tgz (untuk distro keluarga slackware), deb (untuk distro keluarga debian), dll. Kali ini akan dibahas cara menginstall baik apache, mysql, dan php ke dalam distro ubuntu, dan menggunakan versi deb-nya. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :

  1. Pertama pastikan ubuntu telah terinstall dengan baik dan benar (hehe …).
  2. Install apache http server sudo apt-get install apache2
  3. Install php untuk server apache sudo apt-get install php5
  4. Install mysql server database sudo apt-get install mysql-server
  5. Install mysql untuk apache server sudo apt-get install libapache2-mod-auth-mysql
    sudo apt-get install php5-mysql

    sudo apt-get install phpmyadmin (optional)

Nah, setelah proses penginstallan selesai, sekarang masuk ke tahap pengecekkan, apakah sudah terinstall dengan benar atau belum. Untuk pengecekannya adalah sebagai berikut.

  1. Restart server apache terlebih dahulusudo /etc/init.d/apache2 restart
  2. Cek servis apache melalui browser, ketikkan alamat berikut http://localhostBila sudah terbuka sebuah halaman maka penginstallan apache sudah benar
  3. Cek servis php apakah sudah terintegrasi dengan benar atau belum. Caranya adalah dengan membuat sembarang file php di folder /var/www/. Listing programnya adalah :<?php
    phpinfo();
    ?>

    Setelah di save, silahkan dibuka di browser. Jika di browser sudah tertampilkan data-data tentang php maka servis php sudah berjalan.

  4. Cek servis mysql apakah sudah terintegrasi dengan php atau belum. Caranya buat sembarang file php di /var/www/. Listing programnya adalah :

    <?php
    $connect=mysql_connect(”localhost”,”root”,””);
    if($connect){
    echo “sukses”;
    }else{
    echo “gagal”;
    }
    ?>

    Setelah di save, kemudian buka di browser. Jika tampil tulisan sukses maka php dan mysql sudah terintegrasi dengan benar. Jika muncul tulisan gagal, maka php dan mysql belum terintegrasi dengan benar.

  5. Cek phpmyadmin (optional) apakah sudah berjalan atau belum. Buka alamat berikut di browser :http://localhost/phpmyadmin

    Masukkan root untuk user, sedangkan password tidak perlu di isi, karena default penginstallan password mysql belum di set, jadi tidak perlu password. Jika berhasil login maka phpmyadmin sudah terinstall dengan benar.

Nah, tadi itu cara menginstall sebuah web server berbasis LAMP. Cara di atas hanyalah cara standar, artinya konfigurasinya hanya dilakukan seperlunya, jadi belum ada set password mysql, setting domain, dll. Jadi hanya untuk basic saja, untuk selanjutnya silahkan pelajari sendiri lebih lanjut, hehehe …..

Posted in Networking | 1 Comment »

Install hp NOKIA CDMA 3125 sebagai modem di UBUNTU 7.10

Posted by admin on March 2, 2008

Berikut pengalaman yang saya lakukan untuk instalasi penggunaan Hand Phone NOKIA CDMA 3125 sebagai modem.

Peralatan yang saya gunakan :

1. PC Pentium III RAM 384 MB ( Maap jika menurut anda sudah kuno )
2. Kabel DKU-5
3.
Hand Phone ku CDMA NOKIA 3125

Kegiatan yang saya lakukan

1. Install GNOME PPP

GNOME PPP adalah tool modem internet koneksi untuk GNOME Desktop
Untuk installasi secara offline siapkan DVD Repository -nya
Proses installasi :

a. Menggunakan Synaptic Package Manager
– Klik System –> Administration –> Synaptic System Manager
ketik gnome-ppp untuk mencari gnome-ppp
Ketemu, klik kotak disamping tulisan gnome-ppp -> muncul popup pilih mark for installation
Klik Apply ( menunya ada diatas )
Muncul popup, klik Appply, akan muncul popup proses download package
Setelah proses selesai, lihat di Applications –> Internet, akan ada GNOME PPP, dengan icon gambar telephon warna merah
b. Menggunakan Console / Terminal
– Klik Applications –> Accessories –> Terminal; masuk sebagai root; ketik : sudo su
lanjut dg memasukkan password anda.
ketik apt-get install gnome-ppp
ikuti petunjuk yang keluar di terminal,  selanjutnya … Read the rest of this entry »

Posted in Desktop, Networking | 2 Comments »

Habis Nginstall Ubuntu, Ya Internetan OK

Posted by admin on March 2, 2008

Cara Setting Ethernet di Ubuntu.

seorang teman meminta saya spy nulis gimana caranya supaya ubuntu bisa terhubung ke internet dirumahnya dgn koneksi dari speedy. sengaja saya bikin dalam bentuk command line agar kelihatan keren gitu :p

adapun langkah²nya adalah berikut ini.
buka shell dgn cara menekan tombol kombinasi [alt] + [crtl] + F1
$ sudo bash
maksukin password root user ketika instalasi sistem operasi Ubuntu

untuk setting Protokol TCP/IP, edit script yg ada pada /etc/network/interface dengan editor vi
# vi /etc/network/interface
isinya kira² kayak gini

auto lo
iface lo inet loopback

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.35
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.255
gateway 192.168.1.1

simpan dengan cara (esc) :wq dan (enter)

setiing DNS atau name server
# vi /etc/resolv.conf
isinya kira² katak begini

nameserver 202.134.1.10
nameserver 202.134.0.155

simpan dengan cara (esc) :wq dan (enter)

merestart interface lan card dengan
# /etc/init.d/networking restart
# exit
utk kembali ke GUI Gnome tekan kombinasi [alt] + [crtl] + F7
selesai, dan sekarang kamu udah bisa internatan! keren kan D

Posted in Desktop, Networking | Leave a Comment »

Cara Install DHCP Server pada Ubuntu

Posted by admin on March 2, 2008

Sebelumnya disini diasumsikan bahwa dhcp server yang akan dibuat :

* Menggunakan interface eth0
* Range IP Addres nya : 192.168.0.100 to 192.168.0.200
* Subnet Mask: 255.255.255.0
* DNS Servers: 202.188.0.133, 202.188.1.5
* Domains: tm.net.my
* Gateway Address: 192.168.0.1

Oke, sekarang langsung aja kita mulai!

BismillahirahmanirRahim,

* Pertama-tama install terlebih dahulu dhcp3-server melalui synaptic atau melalui command prompt dengan cara :

sudo apt-get install dhcp3-server

* Lalu kita akan melakukan perubahan pada file tersebut dengan menggunakan gedit, Tetapi sebelum di edit terlebih dahulu backup dulu file aslinya agar kalau rusak bisa dikembalikan ke default

sudo cp /etc/default/dhcp3-server /etc/default/dhcp3-server_backup
gksudo gedit /etc/default/dhcp3-server

* Selanjutnya temukan baris di bawah ini :

INTERFACES=””

lalu ganti baris di atas menjadi seperi baris di bawah ini :

INTERFACES=”eth0″

* Simpanlah file tersebut

* Selanjutnya kita akan melakukan perubahan pada file konfigurasinya, tetapi sebelumnya sperti di atas backup dahulu file tersebut

sudo cp /etc/dhcp3/dhcpd.conf /etc/dhcp3/dhcpd.conf_backup
gksudo gedit /etc/dhcp3/dhcpd.conf

* Temukan baris – baris di bawah ini

# option definitions common to all supported networks…
option domain-name “example.org”;
option domain-name-servers ns1.example.org, ns2.example.org;

default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;

lalu ganti baris-baris di atas menjadi seperi baris di bawah ini :

# option definitions common to all supported networks…
#option domain-name “example.org”;
#option domain-name-servers ns1.example.org, ns2.example.org;

#default-lease-time 600;
#max-lease-time 7200;

* Temukan lagi baris di bawah ini :

# A slightly different configuration for an internal subnet.
#subnet 10.5.5.0 netmask 255.255.255.224 {
# range 10.5.5.26 10.5.5.30;
# option domain-name-servers ns1.internal.example.org;
# option domain-name “internal.example.org”;
# option routers 10.5.5.1;
# option broadcast-address 10.5.5.31;
# default-lease-time 600;
# max-lease-time 7200;
#}

dan ganti baris di atas menjadi seperi baris di bawah ini :

# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.0.100 192.168.0.200;
option domain-name-servers 202.188.0.133, 202.188.1.5;
option domain-name “tm.net.my”;
option routers 192.168.0.1;
option broadcast-address 192.168.0.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}

* Simpan file yang telah diedit tersebut!

* Sekarang restart dhcp server dengan mengetikan perintah di bawah ini:

sudo /etc/init.d/dhcp3-server restart

Setelah kita berhasil melakukan semua hal di atas maka kita telah selesai membuat sebuah DHCP Server pada Ubuntu Feisty. Karena tulisan ini masih menggunakan versi Feisty maka anda silahkan menyesuaikan jika menggukan versi ubuntu terbaru. D

Posted in Networking | 2 Comments »

Install DNS Server di Ubuntu

Posted by admin on March 2, 2008

Langkah-langkah menginstall DNS Server di Ubuntu.

1. Install dulu daemon bind nya (software untuk dns di linux adalah bind)
#apt-get install bind9

2. Ganti dns di server lo dengan ip lo, misalnya ip lo 192.168.10.1 caranya:
#nano /etc/resolv.conf
– tulis perintah dibawah berikut –

nameserver 192.168.168.1

– berakhir di atas tulisan ini –
simpan dengan menekan ctrl+x tekan y kemudian enter

3. coba sekarang cek browsing diclient ganti dns 1 nya make ip server lo en dns 2 nya kosongin aja. kalo lo berhasil browsing maka, install dns lo dah sukses.

Cara Buat Domain.
1. setelah buat dns, lanjut dengan mengedit file named.conf
#nano /etc/bind/named.conf

2. dibagian paling bawah tulis konfigurasi berikut:
– mulai nulis di bagian paling bawah –

zone “domainlo.com” IN {
type master;
file “db.domain”;
};

zone “168.168.192.in-addr.arpa” IN {
type master;
file “db.ipadrs”;
};

– berakhir diatas tulisan ini –
simpan dengan menekan ctrl+x tekan y kemudian enter

Ket:
– Untuk bagian zone “domainlo.com” cuma permisalan doang

– Untuk bagian zone “168.168.192.in-addr.arpa” angka disini adalah ip address komputer server yang dibalik. disitu hanya contoh saja. misalnya gini, ip server lo 192.168.168.1 maka diambil tiga angka didepan dan dibalik jadi 168.168.192 . ngerti kan ? jangan dudutz-dudutz amat lah..

3. Pindahkan posisi kita ke folder /var/cache/bind
#cd /var/cache/bind

4. Buat file db.domain
#nano db.domain
– copy kan tulisan dibawah –

; domainlo.com
$TTL 604800
@ IN SOA ns1.domainlo.com. root.domainlo.com. (
2006020201 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800); Negative Cache TTL
;
@ IN NS ns1
IN MX 10 mail
IN A 192.168.168.1
ns1 IN A 192.168.168.1
;mail IN A 192.168.0.2 ; kalo punya server email selain server ini.
www IN A 192.168.168.1
ftp IN A 192.168.168.1 ; ini kalo server lo juga ada ftpnya
;client1 IN A 192.168.168.1 ; We connect to client1 very often.

– berakhir diatas tulisan ini –
simpan dengan menekan ctrl+x tekan y kemudian enter.

5. buat file db.ipadrs
– copy tulisan dibawah –

; domainlo.com
$TTL 604800
@ IN SOA ns1.domainlo.com. root.domainlo.com. (
2006020201 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800); Negative Cache TTL
;
@ IN NS ns1
IN MX 10 mail
ns1 IN PTR 192.168.168.1
1 IN PTR ns1
1 IN PTR ns1.domainlo.com

– berakhir diatas tulisan ini –
simpan make ctrl+x tekan y kemudian enter

ket: Angka 1 pada dua bagian terakhir yang bersebelahan dengan IN adalah angka belakang pada ip address. jadi kalo ip address server lo 192.168.168.10 , maka ditulis 10 . Disini permisalan ip address server kita akhirannya 1.

6. Setting file resolv.conf
#nano /etc/resolv.conf

– tulis bagian dibawah –

search domainlo.com
nameserver 192.168.168.1
domain domainlo.com
domain http://www.domainlo.com

– berakhir diatas tulisan ini –
simpen dengan ctrl+x tekan y kemudian enter.

7. Buat file options di folder /etc/network
# nano /etc/network/options
– isikan seperti dibawah ini –

ip_forward = yes
spoofprotect = yes
syncookies = no

– berakhir disini –
simpen make ctrl+x tekan y kemudian enter.

8. edit juga file hosts di folder /etc
#nano /etc/hosts

– tambahkan dibawahnya –

192.168.168.1 domainlo.com

– berakhir diatas tulisan ini –
simpen seperti biasa

9. restart program bind dan network nya
#/etc/init.d/bind9 restart
#/etc/init.d/networking restart

10. Test dengan perintah
#dig domainlo.com

Posted in Networking | 15 Comments »

Install Webmin di Ubuntu

Posted by admin on March 2, 2008

Webmin adalah aplikasi berbasis web yang diperuntukkan untuk para admin dalam mengelola jaringannya terutama untuk server.
pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menginstallasi webmin pada Ubuntu. mengapa ubuntu? Yah karena memang saya sedang melakukan riset dengan Ubuntu, jadi buat teman2 yang menggunakan distro lain, dipersilahkan.

Pertama-pertama tambahkan line berikut pada /etc/apt/source.list :
deb http://download.webmin.com/download/repository sarge contrib

Setelah itu lakukan upgrade terhadap apt anda.
$ sudo apt-get update

setelah itu lakukan proses instalasi
$ sudo apt-get install webmin

Jika sudah selesai, bukalah browser anda dan ketikkan http://localhost:10000.

webmin login

Jika gagal cobalah menjalankan webmin secara manual
$ sudo /etc/init.d/webmin start

Jika masih belum bisa ulangilah instalasi sekali lagi:
$ sudo apt-get install webmin

Setelah selesai dan webmin berjalan dengan baik. Cobalah login dengan user root dan password root anda.

Posted in Networking | Leave a Comment »