Ubuntu Pasuruan

id-ubuntu Sub Loco Pasuruan

Archive for March, 2008

Fitur Baru Ubuntu Hardy Heron 8.04

Posted by admin on March 26, 2008

Fitur Pada Ubuntu Hardy Heron 8.04 (Alpha 6)

  1. Xorg 7.3 adalah versi terbaru dari Xorg. di klaim memiliki autoconfiguration yang lebih baik dari versi sebelumnya dengan konfigurasi file yang minimum.
    Alpha 6 juga menyertakan utilitas konfigurasi monitor yang lebih baik (resolusi, refresh rate, screen rotation).
    Akan sangat memudahkan bagi para pengguna laptop yang ingin mengkoneksikan dengan LCD Projector
  2. Menggunakan Linux kernel 2.6.24.3
  3. Policy Kit. Dengan utility Policy Kit digunakan untuk integrasi interface administrator. Dengan menggunakan Policy Kit, user biasa dapat menjalankan beberapa aplikasi administrator dengan mendapat privileges khusus, tanpa harus mendapatkan akses root keseluruhan yang dapat berakibat pada isu keamanan.alpha6_polkit5.png
  4. Untuk lengkapnya dapat dilihat di sini

  5. Firefox 3 Beta 3. Default Alpha 6 menggunakan Firefox 3 Beta 3, menggantikan Firefox versi 2
  6. Transmission. Transmission BitTorrent client mengggantikan Gnome BitTorrent Downloader
  7. transmission-gtk.png

  8. Vinagre. Vinagre VNC client digunakan default pada Alpha 6, menggantikan xvnc4viewer.
  9. vinagre.png

  10. Brasero. Default Alpha 6 menggunakan brasero sebagai aplikasi burning VCD/DVD
  11. brasero1.png

  12. GVFS. Default Alpha 6 menggunakan GVFS, sebagai virtual filesytem abstraction layer menggantikan gnomeVFS. Dengan menggunakan GVFS gnome dapat melakukan restore file dari trash, pause dan resume operasi file, dan dapat memodifikasi izin akses user pada operasi tertentu dengan menggunakan policy Kit
  13. nautilus-gvfs.jpg

  14. Gnome System Monitor. Dengan tampilan yang lebih baik, Gnome System Monitor pada Alpha 6 menjadi lebih menarik enak untuk dilihat
  15. g-s-m-alpha6.png

  16. Selain itu ada juga beberapa fitur seperti Virtualisasi dengan KVM, Active Directory dengan LikewiseOpen, support iSCSI, Firewal dengan ufw (Uncomplicated Firewall), memory protection, Umenu, dan Wubi

Ubuntu masih dalam rilis Alpha 6 jadi kemungkinan masih ada bug pada Ubuntu 8.04 versi alpha 6 tersebut. Untuk jadwal rilis resmi Ubuntu Hardy Heron yaitu pada tanggal 24 April 2008

Posted in Info & Activity | 1 Comment »

Konfigurasi Mentari GPRS dengan LG KG300 di Ubuntu Gutsy

Posted by admin on March 21, 2008

Maraknya akses internet 3G rupanya berimbas pada turunnya harga layanan GPRS. Salah satu yang sudah turun harga adalah Mentari, dari Rp. 5/kB menjadi Rp. 1/kB, setidaknya sampai Januari 2008.

Dengan adanya perkembangan yang menggembirakan ini, saya segera mengaktifkan koneksi GPRS tersebut agar bisa digunakan dari laptop. Caranya tidak terlalu sulit, seperti akan kita lihat segera.

Hardware

Laptop saya NEC Versa E3100, tepatnya seri E3100-1800DR. Handphone yang saya gunakan adalah LG KG300, seperti yang diiklankan Agnes Monica di TV. Jadi kalau kapan-kapan Agnes mau setting GPRS juga, bisa lihat artikel ini D

Koneksi handphone ke laptop menggunakan kabel data, karena laptop saya tidak ada blututnya.

Software

Saya menggunakan Ubuntu Gutsy Gibbon 7.10, yang sudah dilengkapi dengan wvdialconf dan wvdial untuk melakukan koneksi. Tidak perlu ada instalasi software tambahan, karena kedua aplikasi ini sudah terinstal dari sananya.

Provider

Saya pakai Mentari. Sebelum mencoba koneksi melalui komputer, pastikan dulu kita bisa browsing langsung dari HP. Ini untuk memastikan bahwa dari HP ke Provider sudah OK. Jangan sampai sudah pusing-pusing utak-atik Ubuntu, ternyata masalahnya ada di HP.
Untuk LG KG300, kita bisa konfigurasi otomatis melalui OTA. Cukup kirim SMS ke 3000 dengan isi sebagai berikut:

gprs lg kg300

Nanti kita akan terima SMS, yang bila dibuka akan ada konfirmasi apakah kita ingin mengkonfigurasi GPRS. Tentu saja jawab Yes.
Silahkan browsing ke Yahoo di http://m.yahoo.com atau Gmail di http://gmail.com/app.

Bila Anda punya akun YM, bisa dicoba chatting di sana.

LG KG300 punya fasilitas Java dengan versi MIDP 2.0. Bila malas chat melalui antarmuka Yahoo, bisa gunakan aplikasi shMessenger.

Konfigurasi

Setelah lancar browsing dan chatting di handphone, kini tiba saatnya kita browsing di laptop. Hubungkan handphone ke laptop melalui kabel data yang disediakan. Nanti di handphone akan muncul pertanyaan, apakah kita ingin terhubung sebagai Storage Media atau COM2. Pilih COM2. Storage Media dipilih bila ingin melakukan transfer file.

Oh iya, untuk memudahkan troubleshooting, selama melakukan konfigurasi, tampilkan kernel log dengan perintah tail -f /var/log/messages di konsol. Biarkan window ini tetap terbuka selama konfigurasi.

Di kernel log akan muncul laporan deteksi modem seperti ini:

Oct 26 09:19:28 sweetdreams kernel: [  507.608000] usb 1-2: new full speed USB device using uhci_hcd and address 2
Oct 26 09:19:29 sweetdreams kernel: [  507.792000] usb 1-2: configuration #1 chosen from 1 choice
Oct 26 09:19:29 sweetdreams kernel: [  508.100000] cdc_acm 1-2:1.1: ttyACM0: USB ACM device
Oct 26 09:19:29 sweetdreams kernel: [  508.104000] usbcore: registered new interface driver cdc_acm
Oct 26 09:19:29 sweetdreams kernel: [  508.104000] /build/buildd/linux-source-2.6.22-2.6.22/drivers/usb/class/cdc-acm.c: v0.25:USB Abstract Control Model driver for USB modems and ISDN adapters

Setelah itu, jalankan wvdialconf sebagai root.

 sudo wvdialconf
Editing `/etc/wvdial.conf'.

Scanning your serial ports for a modem.

Modem Port Scan: S0   S1   S2   S3   SL0
WvModem: Cannot get information for serial port.
ttyACM0: ATQ0 V1 E1 -- OK
ttyACM0: ATQ0 V1 E1 Z -- OK
ttyACM0: ATQ0 V1 E1 S0=0 -- OK
ttyACM0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 -- OK
ttyACM0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 -- OK
ttyACM0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 -- OK
ttyACM0: Modem Identifier: ATI -- MTK2
ttyACM0: Speed 4800: AT -- OK
ttyACM0: Speed 9600: AT -- OK
ttyACM0: Speed 19200: AT -- OK
ttyACM0: Speed 38400: AT -- OK
ttyACM0: Speed 57600: AT -- OK
ttyACM0: Speed 115200: AT -- OK
ttyACM0: Speed 230400: AT -- OK
ttyACM0: Speed 460800: AT -- OK
ttyACM0: Max speed is 460800; that should be safe.
ttyACM0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 -- OK

Found an USB modem on /dev/ttyACM0.
/etc/wvdial.conf: Can't open '/etc/wvdial.conf' for reading: No such file or directory
/etc/wvdial.conf: ...starting with blank configuration.
Modem configuration written to /etc/wvdial.conf.
ttyACM0: Speed 460800; init \"ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0\"

Hasilnya adalah sebuah file /etc/wvdial.conf sebagai berikut:

[Dialer Defaults]
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Modem Type = USB Modem
; Phone =
ISDN = 0
; Username =
Init1 = ATZ
; Password =
Modem = /dev/ttyACM0
Baud = 460800

Edit menjadi seperti ini:

[Dialer Defaults]
Modem = /dev/ttyACM0
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Init3 = AT+CGDCONT=1,\"IP\",\"indosatgprs\"
Stupid Mode = on
Modem Type = USB Modem
Phone = *99***1#
ISDN = 0
Username = indosat
Password = indosat
Baud = 460800

Go Online

Kalau sudah, saatnya kita online. Gunakan perintah wvdial untuk melakukan dial-up.

 sudo wvdial
WvDial<*1>: WvDial: Internet dialer version 1.56
WvModem<*1>: Cannot get information for serial port.
WvDial<*1>: Initializing modem.
WvDial<*1>: Sending: ATZ
WvDial Modem<*1>: ATZ
WvDial Modem<*1>: OK
WvDial<*1>: Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
WvDial Modem<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
WvDial Modem<*1>: OK
WvDial<*1>: Sending: AT+CGDCONT=1,\"IP\",\"indosatgprs\"
WvDial Modem<*1>: AT+CGDCONT=1,\"IP\",\"indosatgprs\"
WvDial Modem<*1>: OK
WvDial<*1>: Modem initialized.
WvDial<*1>: Sending: ATDT*99***1#
WvDial<*1>: Waiting for carrier.
WvDial Modem<*1>: ATDT*99***1#
WvDial Modem<*1>: CONNECT
WvDial Modem<*1>: ~[7f]}#@!}!} } }2}\"}&} } } } }#}$@#}'}\"}(}\"R[04]~
WvDial<*1>: Carrier detected.  Starting PPP immediately.
WvDial<Notice>: Starting pppd at Fri Oct 26 09:25:58 2007
WvDial<Notice>: Pid of pppd: 6028
WvDial<*1>: Using interface ppp0
WvDial<*1>: local  IP address 10.33.41.205
WvDial<*1>: remote IP address 10.64.64.64
WvDial<*1>: primary   DNS address 202.155.0.10
WvDial<*1>: secondary DNS address 202.155.46.77

Setelah itu, silahkan coba browsing. Jangan tutup window wvdial supaya tidak disconnect.

Untuk menghentikan koneksi, cukup ketik Ctrl-C di window wvdial.

Caught signal 2:  Attempting to exit gracefully...
WvDial<*1>: Terminating on signal 15
WvDial<*1>: Connect time 1.2 minutes.
WvDial<*1>: Disconnecting at Fri Oct 26 09:27:20 2007

Kita dapat melihat keseluruhan sesi internet, berikut jumlah trafik yang kita gunakan di kernel log, sebagai berikut.

Oct 26 09:25:58 sweetdreams pppd[6028]: pppd 2.4.4 started by root, uid 0
Oct 26 09:25:58 sweetdreams pppd[6028]: Using interface ppp0
Oct 26 09:25:58 sweetdreams pppd[6028]: Connect: ppp0 <--> /dev/ttyACM0
Oct 26 09:26:00 sweetdreams pppd[6028]: PAP authentication succeeded
Oct 26 09:26:12 sweetdreams pppd[6028]: Could not determine remote IP address: defaulting to 10.64.64.64
Oct 26 09:26:12 sweetdreams pppd[6028]: local  IP address 10.33.41.205
Oct 26 09:26:12 sweetdreams pppd[6028]: remote IP address 10.64.64.64
Oct 26 09:26:12 sweetdreams pppd[6028]: primary   DNS address 202.155.0.10
Oct 26 09:26:12 sweetdreams pppd[6028]: secondary DNS address 202.155.46.77
Oct 26 09:27:19 sweetdreams pppd[6028]: Terminating on signal 15
Oct 26 09:27:19 sweetdreams pppd[6028]: Connect time 1.2 minutes.
Oct 26 09:27:19 sweetdreams pppd[6028]: Sent 0 bytes, received 0 bytes.
Oct 26 09:27:19 sweetdreams pppd[6028]: Connection terminated.
Oct 26 09:27:19 sweetdreams pppd[6028]: Exit.

Demikianlah cara konfigurasi modem LG KG300 di Ubuntu. Mudah-mudahan dengan adanya artikel ini, Anda bisa segera online.

Source: ubuntulinux.or.id

Posted in Desktop, Networking | 12 Comments »

Remaster Ubuntu LiveCD Dengan Reconstructor

Posted by admin on March 19, 2008

Beberapa waktu yang lalu kita sudah mencoba me-remaster Ubuntu LiveCD menggunakan cara manual. kali ini saya akan mengajak anda melakukan remaster menggunakan reconstructor. Reconstructor adalah tools GUI untuk meremaster HANYA Ubuntu/Xubuntu LiveCD atau installer.

Apa Sih Reconstructor Itu?

Reconstructor is an Ubuntu GNU/Linux CD Creator.
It uses the Desktop(Live), Alternate(Install), or Server disc as a base, and then allows for user customization.
For the Ubuntu Desktop base, you can customize the entire environment. For instance, you can add/remove software, change the default look (splash, themes, fonts, wallpaper, etc.), add desktop links, etc.
For the Alternate and Server bases, you can add any additional software to the disc that you would like installed.
Reconstructor is written in python and is licensed under the GNU General Public License (GPL).

Mengapa hanya bisa digunakan untuk Ubuntu/Xubuntu?

Karena Ubuntu/Xubuntu menggunakan desktop berbasis GTK dan menggunakan Display Manager yang sama (GDM), jadi pengguna yang paling banyak mendapatkan keuntungan dari Reconstructor adalah anda yang me-remaster Ubuntu atau Xubuntu LiveCD/Install CD saja.

Sedangkan anda yang menggunakan Kubuntu atau lainnya, hanya mampu melakukan beberapa kustomasi saja.

Langkah 1. Menginstall Reconstructor

Silahkan mendownload recostructor di http://reconstructor.aperantis.com.

Saat artikel ini ditulis, tersedia recontructor versi 2.7.

Untuk menginstall, lakukan:

sudo dpkg -i path/reconstructor-xx.deb

Untuk menjalankan reconstructor, Start Menu >> Application >> System Tools >> Reconstructor

Start Reconstructor - terminal Message

Langkah 2. Pre-check (modul, dependency)

Setelah dijalankan, reconstructor akan membuka sebuah terminal. Saat ini reconstructor akan mengecek keberadaan paket-paket dan tools serta modul yang terinstal di sistem anda. Perhatikan pesan yang dikeluarkan reconstructor, pastikan anda melengkapi lebih dulu kekurangan paket sebelum memulai.

Langkah 3. Select task live or install

Saat ini anda diijinkan memilih task atau pekerjaan apa yang akan dibuat. Di sini kta akan memilih LiveCD.

Langkah 4. Create direktori (working dir, live root)

Setup remaster environment

Reconstructor akan membuat beberapa direktori di home folder anda. Secara default, reconstructor akan membuat sebuah direktori, reconstructor. dan didalamnya akan dibuat tiga direktori lagi:

  • root untuk mengkopi isi filesystem.squashfs atau live system
  • initrd untuk mengkompilasi intrd yang baru
  • remaster untuk meletakkan file-file kopian dari CD yang akan dikompilasi menjadi ISO

Langkah 5. Copying LiveCD

Insert LiveCD

Langkah 6. Extracting Squashfs fs

Langkah 5 dan 6 serta langkah terakhir ini memakan waktu cukup lama. hampir semua resource PC digunakan.

Langkah 7. Customizing

  • Customizing Boot Usplash dan GNOME Splash

    Customizing usplash and boot process

    Saat ini anda harus menyiapkan sebuah file png dengan ukuran 640 x 400 pixel dan indexed 16 color untuk Dapper. Sedangkan untuk Gutsy anda perlu menyiapkan sebuah file png dengan ukuran 800×600 dan 256 warna indexed.

    Klik tombol generate untuk membuat/mengkonversi file png anda menjadi file usplash.so. Kemudian masukkan lokasinya di field usplash location.

    Sedangkan untuk GNOME splash, silahkan ikuti tutorial ini.

  • Customizing Gnome
    Customizing GNOME

    Di sini sepertinya tidak ada masalah. Anda pasti bisa melakukannya. Jika anda memiliki ikon set sendiri, letakkan di direktori /usr/share/icons/ pada direktori kerja reconstructor anda (root).

    Jika anda ingin merubah ikon start menu, ikuti tutorial ini.

  • Customizing Apt Sources

    Customizing Apt Sources
  • Optimizing Boot Process

    Customizing Ubuntu LiveCD Boot proces

  • Customizing Reconstructor Modules customizing recostructor modules
    customizing reconstructor modules
    Modul-modul yang terdaftar di tab ini akan didownload, jadi siapkan koneksi internet anda.
  • Customizing User customizing Ubuntu LiveCD user Saya rasa ini juga mudah. Silahkan manfaatkan sesukanya. Jika anda set password, anda akan menghadapi login screen lebih dulu (? not tested yet)

Langkah 8. Using Reconstructor Terminal

Bagaimana menggunakan reconstructor terminal untuk kustomasi? Klik ikon terminal di bawah jendela reconstructor.

customizing menggunakan terminal

Langkah 9. Manual Customizing

Jika anda memiliki paket sendiri yang sudah anda download atau kompilasi sendiri dan akan anda install, kopikan file tersebut ke direktori kerja reconstructor/root/ dan eksekusi menggunakan dpkg.

Jika anda menggunakan repository lokal (DVD/ISO), gunakan perintah berikut ini:

Download paket-paket dari repo lokal:

sudo apt-get -d install

Kopi file hasi download ke direktori kerja reconstructor, pada contoh lomuntu-tmp.

cp /var/cache/apt/archive/* /home/amrinz/reconstructor/root/lomuntu-tmp/

Kemudian untuk menginstallnya, lakukan ini dari reconstructor terminal.

cd lomuntu-tmp

dpkg -i *

Jika program yang akan anda tambahkan bukan paket deb, seperti xampp dan flash plugin. Gunakan cara ini. Kopi kan folder lampp ke direktori /opt di direktori kerja reconstructor (root/opt). Untuk mengkopi, anda bisa menggunakan thunar atau nautilus sebagai root.

run thunar as root

Screnshoot dibawah ini menunjukkan proses instalasi flash plugin dari adobe.

installing package manual using dpkg

Langkah yang sama juga berlaku untuk paket lain, misalnya wine.

Langkah 10. Building ISO files

Building iso files

Ini adalah langkah terakhir, jika anda sudah siap, silahkan klik rebuild.

Catatan:
Milik saya sendiri mengalami error, metacity tidak berjalan saat masuk desktop, jadi window tidak memiliki dekorasi border.

Lampiran:

Finish!

Posted in Development, Tips & Trik | 10 Comments »

Membuat PC Router di Ubuntu

Posted by admin on March 18, 2008

Router adalah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN) sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host yang ada pada network yang lain. Jenis router ada yang diproduksi oleh vendor tertentu (cisco, juniper, dst) atau yang dapat difungsikan menggunakan komputer (pc router).

PC (Personal Computer) Router adalah sebuah komputer yang berfungsi sebagai router. PC Router dapat diterapkan dengan menggunakan spesifikasi minimal :
– Dua buah NIC
– OS *nix (BSD, Linux, Unix), OS Windows Server, Open Solaris, dst
Pada installasi kali ini, kita akan membuat PC Router dengan menggunakan OS Linux Ubuntu Desktop 7.10 Punyanya “Om Gusty”.

Saat ini aku make dua buah lan cards yang satu buat ke luar dan yang atunya buat ke dalam.

KONFIGURASI
1. Konfigurasi IP address
* eth0 : IP Address 10.10.1.81 Netmask 255.255.255.0
* eth1 : IP Address 192.168.0.1 Netmask 255.255.255.0
* DNS Server : 127.0.0.1 (disesuaikan dengan punya kita yang konek internet)
* Search Domains : perusahaan.com (boleh di isi boleh gak)

perintah seting ip (bisa lewat gui, tp ni ak pake terminal):
* sudo ifconfig eth0 10.10.1.81 netmask 255.255.255.0 (lan card 1)
* sudo ifconfig eth 192.168.0.1 netmask 255.255.255.0 (lan card 2)
* route add default gw 10.10.1.1 (klo pake modem ya GATEWAY nya modem)

klo kesulitan cara tu ni ta Copy in dari punya mas Hanadi
klik panel System->Administration->Network trus meminta password administrasi, maka masukan password user yang pertama kali dibuat. Pilih bagian eth0 (network eksternal) lalu klik “Properties” . Uncheck pilihan “Enable roaming mode” lalu ganti “Configuration” menjadi “Static IP Address“. Masukan :

* IP address : 10.10.1.81
* Subnet mask : 255.255.255.0
* Gateway address : 10.10.1.1 (Gateway di isi sesuai dengan ip modem ato alat yg konek internet tu pokoke)

Lalu klik tombol “OK“.

Pilih bagian eth1 (network internal) lalu klik “Properties” . Uncheck pilihan “Enable roaming mode” lalu ganti “Configuration” menjadi “Static IP Address“. Masukan :

* IP address : 192.168.0.1
* Subnet mask : 255.255.0.0
* Gateway address :

Lalu klik tombol “OK“.
Gateway pada eth1 dikosongkan, karena router harus menentukan default gateway-nya. Sedangkan default gateway yang digunakan adalah yang melalui eth0.
Lanjuttt …. Pilih tab “General“. Masukan :

* Host name : PCrouter
* Domain name : Nyobain.com

Pilih tab “DNS“
Klik “Add” pada bagian “DNS Servers” lalu masukan IP Address dns servernya yaitu 127.0.0.1, tekan enter. Itu Kita memasukan IP Address localhost (127.0.0.1) karena kita akan menggunakan DNS local untuk semua manajemennya. Ato klo make koneksi lainnya disesuaikan aja yah.
Klik “Add” pada bagian “Search domains” lalu masukan Nyobain.com, tekan enter
Tekan tombol “Close” apabila konfigurasi sudah sesuai. Secara otomatis seharusnya IP Address sudah terkonfigurasi sendiri, apabila masih belum maka bisa direstart networknya atau restart aja komputernya

2. Konfigurasi IP Forward
IP Forward adalah suatu system yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari suatu jaringan ke jarinagn yang lain. Untuk mengkonfigurasinya, kita perlu mengubah modul kernel ip_forward menjadi enable. Tapi sebelumnya ubah password root dahulu biar gak ngerepotin nantinya. Klik panel System->Administration->Users and Groups. Pilih login name “root“, lalu klik Properties. Dibagian “Password“, ubah :

* User password : password_root
* Confirmation : password_root

Atau “Generate random password“, apabila ingin menggunakan password yang dibuat secara random. Lalu klik tombol “OK“.
Untuk mengaktifkan IP Forward, kita dapat mengklik panel Applications->Accecories->Terminal Setelah muncul terminalnya, ketik perintah :

* su –
* Password : password_root

Maka kita sudah masuk ke mode root, dengan ditandai oleh tanda “#” (tanda kress). Lalu dilanjutkan dengan perintah berikut :

* echo “net.ipv4.ip_forward=1? >> /etc/sysctl.conf
* sysctl -p /etc/sysctl.conf

Apabila pada file /etc/systecl.conf sudah terdapat entry-an “net.ipv4.ip_forward=0“, maka ubah saja nilainya menjadi 1. Untuk mengubah nilainya dapat menggunakan editor “pico” ato “vi“ ato “nano” ato apalah perintah linux lainnya. Untuk mengecek apakah IP Forward sudah diaktifkan pada PC, maka jalankan perintah berikut :

* sysctl net.ipv4.ip_forward

Apabila hasilnya adalah 1, maka IP Forward sudah di enable. Selanjutnya paket-paket yang dikirim oleh network sudah dapat diteruskan ke network yang lainnya.

3. Konfigurasi IP yang Dituju pada saat Nge-routing
Perintah yang aku pakai di bawah ini buat ip yang static :

* sudo iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.0.0/24 -d 0/0 -j SNAT –to 10.10.1.81

Sedangkan untuk IP yang DHCP bisa pakai cara mas Hanadi :

* sudo iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.0.0/24 -d 0/0 -j MASQUERADE

untuk mengecek hasilnya ketikan perintah berikut :

* iptables -L -t nat

Maka akan terlihat seperti berikut :
untuk ip static :
—————cut————–
Chain POSTROUTING (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
SNAT 0 — 192.168.0.0/24 anywhere to:10.10.1.81
—————cut————–

untuk ip DHCP :
—————cut————–
Chain POSTROUTING (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
MASQUERADE 0 — 192.168.0.0/24 anywhere
—————cut————–

Konfigurasi IP Masquerade tidak bersifat permanen, maka disarankan untuk mengaplikasikan cara berikut :

* pico /etc/init.d/iptables
Isikan file tersebut dengan entry-an berikut :
—–start—–

#!/bin/sh
#
#This is a ubuntu adapted iptables script from gentoo
#(http://www.gentoo.org) which was originally distributed
# under the terms of the GNU General Public License v2
#and was Copyrighted 1999-2004 by the Gentoo Foundation
#
#This adapted version was intended for and ad-hoc personal
#situation and as such no warranty is provided.

IPTABLES_SAVE=”/etc/default/iptables-rules”
SAVE_RESTORE_OPTIONS=”-c”
SAVE_ON_STOP=”yes”

checkrules() {
if [ ! -f ${IPTABLES_SAVE} ]
then
echo “Not starting iptables. First create some rules then run”
echo “\”/etc/init.d/iptables save\””
return 1
fi
}

save() {
echo “Saving iptables state”
/sbin/iptables-save ${SAVE_RESTORE_OPTIONS} > ${IPTABLES_SAVE}
}

start(){
checkrules || return 1
echo “Loading iptables state and starting firewall”
echo -n “Restoring iptables ruleset”
start-stop-daemon –start –quiet –exec /sbin/iptables-restore — ${SAVE_RESTORE_OPTIONS} &2
exit 1
;;
esac

exit 0

—–finish——

tambahkan kedalam boot run level sebelum aplikasi networking lainnya dijalankan dengan perintah:

* chmod +x /etc/init.d/iptables
* sudo update-rc.d iptables start 37 S . stop 37 0 .
* /etc/init.d/iptables save

Selesai sudah Seting ROUTER di UBUNTU, untuk mencobanya silahkan gunakan dua buah PC dan jangan lupa juga seting IP pada pc yang akan digunakan sebagai klien.

Posted by: Mas Pur

 

Posted in Networking | 18 Comments »

Cara cepat compile kernel ala Ubuntu

Posted by admin on March 18, 2008

Salam semuanya! Saya ingin berbagi pengalaman dalam meng-compile kernel di Ubuntu. Ok mungkin sekarang anda memakai kernel bawaan dari Ubuntu, dan sudah cukup puas dengan kinerjanya. Tapi kemudian anda baru saja beli VGA card atau gigabit ethernet card, dimana drivernya baru ada di kernel terbaru. Atau anda mungkin sudah terbiasa compile kernel sendiri, cuma anda ingin kernel yang baru terinstall itu terpasang dengan rapih pada sistem Ubuntu kamu. Nah tanpa banyak basa basi lagi mari langsung aja kita kerjain:

Ok pertama kali anda siapkan dulu paket-paket yang dibutuhkan:

$ apt-get install kernel-package libncurses5-dev build-essential fakeroot

Terus ambil deh kernel linux yang mau di compile. Bisa aja sih ambil dari paketnya Ubuntu, tapi saya lebih suka ambil langsung dari kernel.org :

$ wget http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/linux-2.6.16.13.tar.bz2

Anda bisa saja mengambil dari mirror lokal (kambing & komo), tapi kalau anda adalah orang yang nggak sabaran seperti saya, mending langsung ambil dari http://www.kernel.org karna kedua mirror tersebut suka rada lama updatenya.

Kemudian extract source kernel tersebut:

$ tar -jxf linux-2.6.16.13.tar.bz2
$ cd linux-2.6.16-13

Ok berhenti dulu sampe disini. Mungkin anda mau pakai konfigurasi kernel yang lama, atau sebelumnya sudah pernah compile kernel dan anda masih punya file konfigurasinya (file yang bernama .config). Anda bisa gunakan konfigurasi itu pada kernel yang baru.

Sebagai contoh anda mau menggunakan konfigurasi dari kernel yang ada di /boot/config-2.6.10-5-386. Tinggal copy saja:

$ cp /boot/config-2.6.10-5-386 ./.config

Setelah itu jalankan perintah berikut untuk menyesuaikan konfigurasi yang lama dengan konfigurasi yang baru, karna di kernel baru biasanya ada tambahan modul-modul baru.

$ make oldconfig

Setelah itu akan ditanya modul-modul yang baru, untuk amannya sih tekan saja enter terus kecuali mau lihatin satu-satu, lumayan panjang bok…

Nah kalau sudah selesai, baru deh kita utak atik konfigurasinya:

$ make menuconfig

Setelah selesai dan konfigurasi yang baru disimpan, mari kita compile kernel yang baru dengan perintah berikut:

$ fakeroot make-kpkg –initrd –bzimage kernel_image

Penjelasan perintah:

  • fakeroot untuk menjalankan suatu perintah dengan berpura-pura sebagai root, karena perintah make-kpkg harus dijalankan dalam mode super user, tapi bisa kita tipu sama fakeroot he he he
  • make-kpkg untuk membuat paket kernel dari source kernel linux
  • –initrd adalah switch untuk membuat file initrd.img
  • –bzimage adalah switch untuk membuat kernel yang terkompresi dengan bzip2
  • kernel_image adalah perintah untuk make-kpkg supaya membuat image kernel

Nah sambil nunggu compile kelar, silahkan ngerjain hal-hal lainnya, misalnya masak indomie, nelpon pacar, liat liat profil di friendster, atau apa aja soalnya lumayan lama bok…

Kalau sudah selesai dan compile berhasil, kamu akan menemukan hasil file paket kernel di direktori diatas direktori kerja kamu.

$ cd ..
$ ls -l *.deb
-rw-r–r– 1 ivan ivan 12627902 2006-03-18 04:06 kernel-image-2.6.15_10.00.Custom_i386.deb

Selamat! Anda sudah berhasil meng-compile kernel anda sendiri. Sekarang tinggal menginstallnya:

$ sudo dpkg -i kernel-image-2.6.15_10.00.Custom_i386.deb

Kalau sudah selesai, anda bisa langsung mencoba kernel terbaru tersebut dengan me-restart sistem anda. Mudah bukan? )

written by : Ivan P

Posted in Kernel | 5 Comments »

install audacious di Ubuntu 7.10

Posted by admin on March 18, 2008

Caranya buka terminal di aksesoris | terminal kalo udah ketik su lalu ketik password anda lalu enter kalo udah ketik perintah apt-get install audacious kalo udah tunggu aja sampe selesai terus buka di applications | music & video | audacious udah deh

kalo gak bisa anda bisa ketik perintah gedit /etc/apt/sources.list bila sources.list anda tidak sama dengan yg dibawah ini :

deb http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy main restricted
deb http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy multiverse
deb http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy universe
deb http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy-backports main restricted universe multiverse
deb http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy-updates main restricted
deb http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy-updates multiverse
deb http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy-updates universe

deb-src http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy main restricted
deb-src http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy multiverse
deb-src http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy universe
deb-src http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy-backports main restricted universe multiverse
deb-src http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy-updates main restricted
deb-src http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy-updates multiverse
deb-src http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy-updates universe

deb http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy-security main restricted universe multiverse
deb-src http://mirror.optus.net/ubuntu/ gutsy-security main restricted universe multiverse

silahkan kopi ke gedit dengan cara buka perintah gedit pada terminal lalu klik paste dan save dengan nama source.list pada direktori etc/apt

gampang kan? 😀

Posted in Desktop, Multimedia | Leave a Comment »

Installasi Webmin di Ubuntu

Posted by admin on March 18, 2008

Webmin adalah aplikasi berbasis web yang diperuntukkan untuk para admin dalam mengelola jaringannya terutama untuk server.
pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menginstallasi webmin pada Ubuntu. mengapa ubuntu? Yah karena memang saya sedang melakukan riset dengan Ubuntu, jadi buat teman2 yang menggunakan distro lain, dipersilahkan.1.Untuk Ubuntu

Pertama-pertama tambahkan line berikut pada /etc/apt/source.list :
deb http://download.webmin.com/download/repository sarge contrib

Setelah itu lakukan upgrade terhadap apt anda.
$ sudo apt-get update

setelah itu lakukan proses instalasi
$ sudo apt-get install webmin

Jika sudah selesai, bukalah browser anda dan ketikkan http://localhost:10000.

Jika gagal cobalah menjalankan webmin secara manual
$ sudo /etc/init.d/webmin start

Jika masih belum bisa ulangilah instalasi sekali lagi:
$ sudo apt-get install webmin

Setelah selesai dan webmin berjalan dengan baik. Cobalah login dengan user root dan password root anda.

2.Untuk Distro lainnya(menggunakan Source)

pastikan bahwa distro linux anda telah terinstall perl5,yang biasanya terletak pada /usr/local/bin/perl atau
/usr/bin/perl, jika belum lakukanlah instalasi perl5 terlebih dahulu. Jika sudah terinstall kedalam sistem ikutilah langkah berikut :

Langkah awal download dahulu file webmin dari http://www.webmin.com
dengan file berextensi .tar.gz

setelah itu lakukanlah extract terhadap file tersebut
root@localhost:/# tar zxvf webmin-1.360.tar.gz
root@localhost:/# cd webmin-1.360

lakukanlah instalasinya
[root@localhost /webmin-1.360]:/# ./setup.sh /usr/local/webmin

yupz jika sudah coba bukalah browser anda dan ketikkan pada addres bar http://localhost:10000

Kemudian Login lah dengan user root dan passwordnya adalah password root pada host anda

Selamat Menikmati kemudahan Webmin.

Posted in Networking | 4 Comments »

Instal ulang GRUP Bootloader Ubuntu

Posted by admin on March 18, 2008

Masalah ini sering dialami jika komputer kita terpasang dua operating sistem atau lebih. Terutama jika windows di pasangkan dengan linux.

Kasus pertama

karena suatu alasan maka dilakukan proses instal ulang pada windows, hal ini akan menyebabkan grup bootloader akan terhapus dari MBR, menyebabkan tidak bisa booting ke linux. Untuk kasus ini yang diperlukan adalah mengintal kembali GRUP Bootloader-nya linux.

Kasus kedua

Karena suatu alasan atau keperluan yang lainya, kita akan menghapus linux yang ada di komputer kita. Biasanya kita tinggal format partisi linux untuk menghapusnya. Namun cara ini masih meninggalkan bekas yaitu grup bootloadernya masih tersisa dikomputer kita.

Penyelesaian kasus

Untuk penyelesaian kasus kedua sebenarnya sangat mudah. Grup bootloader milik linux tersimpan di MBR. Sebenarnya menghapus isi dari MBR sagat mudah. Dengan perintah dos klasik saja MBR bisa kita hapus. Perintahnya adalah:

FDISK /MBR

Perintah ini menggunakan FDISK yang biasa untuk partisi lewat dos. Namun hanya MBR saja yang dihapus. Setelah ini maka GRUP linux akan hilang juga.

Sedangkan untuk kasus pertama, yaitu mengembalikan GRUP yang telah hilang baik karena proses instalasi baru untuk windows maupun karena langkah seperti yang barusan. Langkah-langkanya adalah:

  • Booting komuter dengan Linux live on CD (Ubuntu)
  • Buka terminal dan ketik perintah sebagai berikut: (sesuaikan id hardisk dan partisinya, misalnya yang digunakan adalah harddisk pertama dan partisi pertama untuk menginstal grup pada proses instalasi linux yang adamakan dipilih hd0)

sudo grub
> root (hd0,0)
> setup (hd0)
> exit

  • Setelah ini seherusnya linux sudah bisa booting secara normal.

Namun jika masalahnya adalah Ubuntu diinstal sebelum sebelum windows terisntal, maka informasi untuk windows belum ada dalam menu boot, maka ada tambahan untuk settingan secara manual boot menu-nya.

File yang prlu dibuka untuk keperluan ini adalah /boot/grub/menu.lst

sudo gedit /boot/grub/menu.lst

maka akan nampak contoh setingan untuk boot menu sebagai berikut:

# title Windows 95/98/NT/2000
# root (hd0,0)
# makeactive
# chainloader +1


Untuk mengubah settingan tersebut tinggal buang tanda “#” dan sesuaikan untuk lokasi tempat instalasi windows yang ada.

Posted in Desktop, Kernel | 2 Comments »

Membuat Repo Local Ubuntu

Posted by admin on March 8, 2008

Repositori lokal dapat dibangun dalam rangka menghemat penggunaan bandwidth karena proses pengambilan berkas-berkas paket dari mirror hanya perlu dilakukan satu kali sedangkan selanjutnya cukup mengakses repositori lokal saja.

selengkapnya klik disini…

Posted in Desktop, Networking, Tips & Trik | Leave a Comment »

Install & Konfigurasi MRTG SNMP di ubuntu

Posted by admin on March 8, 2008

Beberapa hari yang lalu saya coba-coba intall MRTG, tapi sering mengalami kegagaln:( Knp yah??? Capekkk deh…….jadinya harus troubleshootimg terus……but, sekarang udah lega coz udah berhasil semua:)

Sebelum menginstall MRTG pertama yang harus di perhatikan adalah untuk instalasi snmp. Setelah snmp sudah jalan semua barulah kita jalankan MRTG:) Selain itu pastikan komputer linux anda untuk apache perl sudah berjalan normal. Jika apache perl belum ada, maka anda harus install terlebih dahulu caranya disini. Langsung saja yah, langkah-langkahnya sebagai berikut :

Download disini dulu yah, mrtg dan snmp.

Setelah kedua file diatas sudah di download, sekarang kita harus install gcc terlebih dahulu
#apt-get install gcc build-essential

Sekarang kita masuk ke direktori file yang kita download tadi :
#tar -zxf mrtg-2.15.2.tar.gz
masuk ke direktori
#cd
#./configure
#make
#make install
Selesai.

Untuk instalasi snmp
#tar -zxf net-snmp-5.4.1.pre1.tar.gz
masuk ke direktori
#cd
#./configure
#make
#make install
Selesai

Jika sudah berhasil makan akan muncul direktori untuk mrtg yang berlokasi di /var/www/mrtg.
Edit file /etc/snmp/snmpd.conf dengan editor kesayangan anda
#vi /etc/snmp/snmpd.conf

Menjadi seperti ini
# sec.name source community
#com2sec paranoid defaut public
#com2sec readonly default public
#com2sec readwrite default private
com2sec readonly default public
com2sec readonly 172.16.8.0/24 public
####

# Second, map the security names into group names:
# sec.model sec.name
group MyROSystem v1 paranoid
group MyROSystem v2c paranoid
group MyROSystem usm paranoid
group MyROGroup v1 readonly
group MyROGroup v2c readonly
group MyROGroup usm readonly
group MyRWGroup v1 readwrite
group MyRWGroup v2c readwrite
group MyRWGroup usm readwrite
####

####
# Third, create a view for us to let the groups have rights to:
# incl/excl subtree mask
view all included .1 80
view system included .iso.org.dod.internet.mgmt.mib-2.system

####
# Finally, grant the 2 groups access to the 1 view with different
# write permissions:
# context sec.model sec.level match read write notif
access MyROSystem “” any noauth exact system none none
access MyROGroup “” any noauth exact all none none
access MyRWGroup “” any noauth exact all all none
# —————————————————————————–

Restart snmp
#/etc/init.d/snmpd restart

Test apakah snmp kita sudah jalan apa belom :
#snmpwalk -v 2c -c public localhost

Jika sudah berhasil, langkah berikutnya membuat file mrtg.cfg. Perintah ini dilakukan 1x saja, maskudnya anda tidak perlu menjalankan perintah ini lagi ketika menambah index snmp yang akan di capture.
#cfgmaker public@localhost > /etc/mftg.cfg

Kemudian memasukkan file mrtg.cfg ke index.html . Perintah ini berguna agar router/pc yang kita capture bisa keluar di web (index.html)
#indexmaker /etc/mrtg.cfg >> /var/www/index.html

Selesai, sekarang anda tinggal melihat hasilnya via browser kesayangan anda di alamat
http://localhost/mrtg
Tunggu sekitar 5 menit, jika semuanya sudah berhasil maka akan tampil seperti berikut

MRTG

Selesai…

Posted in Monitoring | 6 Comments »